21 April 2017
07:31:30 WIB

Kepala Pelaksana

Kepala Pelaksana mempunyai tugas merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendaJikan serta mengevaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi BPBD sebagaimana dimaksud Pasal5 dan 6.

 

Sekretariat

Sekretariat mempunyat tugas merencanakan, mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi bidang Sekretariat, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10, Sekretariat mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang perencanaan dan evaluasi, keuangan serta umum dan kepegawaian;
  2. Penyusunan rencana program di bidang perencanaan dan evaluasi, keuangan serta umum dan kepegawaian;
  3. Pengkoordinasian dan sinkronisasi penYUSUnan rencana program Kesekretariatan, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  4. Pengkoordinasian dan sinkronisasi pelaksanaan tugas Kesekretariatan, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  5. Penyusunan Rencana Ketja Anggaran BPBD;
  6. Penyusunan laporan kineIja BPBD;
  7. Pelaksanaan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian kegiatan Kesekretariatan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  8. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Kesekretariatan, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  9. Pengkoordinasian dan sinkronisasi penyusunan laporan kinetja Kesekretariatan, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  10. Pengkoordinasian dan sinkronisasi penyusunan laporan Realisasi Anggaran Kesekretariatan, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  11. Penyusunan dan penetapan prosedur tetap penanganan bencana;
  12. Pelaksanaan penyelenggaraaan penanggulangan bencana pada wilayahnya.
  13. Pelaporan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepala Walikota setiap sebulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana;
  14. Pengendalian pengumpulan dan penyaluran uang dan barang dalam penanggulangan bencana;
  15. Pengkoordinasian pengelolaan urusan surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, kehumasan, keprotokolan, dan adrninistrasi peIjalanan dinas;
  16. Penyusunan laporan realisasi anggaran Sekretariat;
  17. Penyusunan laporan kineIja program Sekretariat;
  18. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan bidang tugasnya.

Sekretariat, terdiri dari :

  1. Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi;
  2. Sub Bagian Keuangan; dan
  3. Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian.

Sub Bagian-Sub Bagian sebagaimana dimaksud pada ayat (1), masing-masing dipimpin oleh

seorang Kepala Sub Bagian yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada

Sekretaris.

 

Sub Bagian Perencanaan dan EvaIuasi mempunyai tugas:

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dibidang perencanaan dan evaluasi;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana keIja anggaran kegiatan dibidang perencanaan dan evaluasi;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas dibidang perencanaan dan evaluasi;
  4. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program kegiatan BPBD;
  5. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinerja BPBD;
  6. Menyiapkan bahan penyusunan produk hukum BPBD;
  7. Menyiapkan bahan monitoring dan evalusi BPBD;
  8. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi dibidang perencanaan dan evaluasi;
  9. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian dibidang perencanaan dan evaluasi;
  10. Menyiapkan bahan monitoring, evalusi dan pelaporan dibidang perencanaan dan evaluasi;
  11. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi;
  12. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinerja program Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi;
  13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya

Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas:

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang keuangan;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran di bidang keuangan;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang keuangan;
  4. Menyiapkan bahan usulan Perencanaan Anggaran BPBD;
  5. Menyiapkan bahan verifikasi pelaksanaan Anggaran BPBD;
  6. Menyiapkan pengajuan Surat Permintaan Pembayaran;
  7. Menyiapkan bahan laporan pertanggung jawaban Keuangan;
  8. Menyiapkan bahan laporan realisasi anggaran BPBD;
  9. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang keuangan;
  10. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang keuangan;
  11. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang keuangan;
  12. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Sub Bagian Keuangan;
  13. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinerja program Sub Bagian Keuangan;
  14. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya.

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas:

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang umum dan kepegawaian;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran di bidang umum dan kepegawaian;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang umum dan kepegawaian;
  4. Menyiapkan bahan urusan surat menyurat, kearsipan, kepustakaan, peIjalanan dinas, dokumentasi, keprotokolan dan kehumasan;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan sarana prasarana kantor;
  6. Menyiapkan bahan dan menghimpun Peraturan Perundangan bidang umum dan kepegawaian;
  7. Menyiapkan bahan pelaksanaan urusan rumah tangga dan perlengkapan
  8. Menyiapkan bahan penghimpunan dan pengolahan data dan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah;
  9. Menyiapkan bahan pengelolaan administrasi kepegawaian;
  10. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang umum dan kepegawaian;
  11. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang umum dan kepegawaian;
  12. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang umum dan kepegawaian;
  13. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  14. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kineIja program Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  15. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan seTta mengevaluasi di bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan;
  2. Penyusunan rencana program dan rencana keIja anggaran di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan;
  3. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan;
  4. Pelaksanaan pendataan, pemetaan dan informasi potensi daerah rawan bencana;
  5. Pembuatan rencana aksi daerah;
  6. Pelaksanaan pencegahan dini terhadap potensi rawan bencana;
  7. Pelaksanaan analisis kebutuhan potensi sumber daya bidang penanganan bencana ;
  8. Pelaksanaan identifikasi dan pendataan kejadian bencana ;
  9. Penyusunan peta resiko bencana;
  10. Pelaksanaan sosialisasi daerah rawan bencana dan teknis penanganan bencana ;
  11. Pelaksanaan pengembangan potensi somber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan di bidang penanganan bencana ;
  12. Pelaksanaan peningkatan dan pengembangan sistem penanganan bencana terpadu ;
  13. Pelaksanaan pembinaan tertib administrasi sistem penanganan bencana;
  14. Pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan potensi sumber daya penanganan bencana ;
  15. Perumusan kebijakan dan fasilitasi, menghimpun dan menganalisa data serta informasi yang berkaitan dengan daerah rawan bencana;
  16. Pelaksanaan survey dan evaluasi kebijakan yang berkaitan dengan bidang tugas pencegahan bencana;
  17. Pelaksanaan bimbingan, penyuluhan, metigasi dan pemantauan;
  18. Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) serta menghimpun potensi rakyat untuk memenuhi syarat menjadi Tim Penolong dalam penanganan bencana (Rescuer);
  19. Pelaksanaan penyajian data dan informasi di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan;
  20. Pelaksanaan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan;
  21. Pelaksanaan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan;
  22. Pelaksanaan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan;
  23. Pelaksanaan bahan penyusunan laporan kinetja program Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan;
  24. Pelaksanaan penyajian tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan bidang tugasnya.

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, terdiri dari

  1. Seksi Pencegahan;
  2. Seksi Kesiapsiagaan;

Seksi-Seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.

Seksi Pencegahan mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Pencegahan;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana ketja anggaran di bidang Pencegahan;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Pencegahan;
  4. Menyiapkan bahan identifikasi dan pengenalan secara pasti terhadap sumber bahaya atau ancaman bencana;
  5. Menyiapkan bahan pengontrolan terhadap penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam yang secara tiba-tiba danlatau berangsur berpotensi menjadi sumber bahaya bencana;
  6. Menyiapkan bahan pemantauan penggunaan teknologi yang secara tiba-tiba dan/atau berangsur berpotensi menjadi sumber ancaman atau bahaya bencana;
  7. Menyiapkan bahan penguatan ketahanan sosial masyarakat;
  8. Menyiapkan bahan pelaksanaan pendataan, pemetaan dan informasi potensi daerah rawan bencana (sekaligus sebagai bahan masukan penataan ruang dan pengelolaan lingkungan hidup);
  9. Menyiapkan bahan penyusunan peta resiko bencana;
  10. Menyiapkan bahan pelaksanaan pencegahan dini terhadap potensi rawan bencana;
  11. Menyiapkan bahan pelaksanaan analisis kebutuhan potensi sumber daya bidang penanganan bencana;
  12. Menyiapkan bahan pelaksanaan identifikasi dan pendataan kejadian bencana;
  13. Menyiapkan bahan pelaksanaan sosialisasi daerah rawan bencana dan teknis penanganan bencana;
  14. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengembangan potensi sumber daya mansia melalui pendidikan dan pelatihan di bidang penanganan bencana;
  15. Menyiapkan bahan pelaksanaan peningkatan dan pengembangan sistem penanganan bencana terpadu;
  16. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang Pencegahan;
  17. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Pencegahan;
  18. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Pencegahan;
  19. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Pencegahan;
  20. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kineIja program Seksi Pencegahan;
  21. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaancsesuai dengan bidang tugasnya.

Seksi Kesiapsiagaan mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Kesiapsiagaan;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana keIja anggaran di bidang Kesiapsiagaan;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Kesiapsiagaan;
  4. Menyiapkan bahan penyusunan rencana aksi daerah;
  5. Menyiapkan bahan penyusunan dan uji coba rencana penanggulangan kedaruratan bencana;
  6. Menyiapkan bahan pengorganisasian, pemasangan, dan pengujian sistem peringatan dini;
  7. Menyiapkan bahan penyediaan dan penyiapan barang pasokan pemenuhan kebutuhan dasar;
  8. Menyiapkan bahan pengorganisasian, penyuluhan, pelatihan, dan gladi tentang mekanisme tanggap darurat;
  9. Menyiapkan bahan pelaksanaan penyiapan lokasi evakuasi;
  10. Menyiapkan bahan penyusunan data akurat, informasi, dan pemutakhiran prosedur tetap tanggap darurat bencana;
  11. Menyiapkan bahan pelaksanaan penyediaan dan penyiapan bahan, barang, dan peralatan untuk pemenuhan pemulihan prasarana dan sarana.
  12. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan tertib administrasi sistem penanganan bencana;
  13. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan potensi sumber daya penanganan bencana ;
  14. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan fasilitasi, menghimpun dan menganalisa data serta infonnasi yang berkaitan dengan daerah rawan bencana;
  15. Menyiapkan bahan pelaksanaan survey dan evaluasi kebijakan yang berkaitan dengan bidang tugas pencegahan bencana;
  16. Menyiapkan bahan pelaksanaan bimbingan, penyuluhan, mitigasi dan pemantauan;
  17. Menyiapkan bahan perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) serta menghimpun potensi rakyat untuk memenuhi syarat menjadi Tim Penolong dalam penanganan bencana (Rescuer);
  18. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang Kesiapsiagaan;
  19. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Kesiapsiagaan;
  20. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Kesiapsiagaan;
  21. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Kesiapsiagaan;
  22. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kineIja program Seksi Kesiapsiagaan;
  23. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Bidang Kedaruratan dan Logistik

Bidang Kedaruratan dan Logistik mempunyai tugas merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawasi, dan mengendalikan serta mengevaluasi di Bidang Kedaruratan dan Bidang Logistik.

 

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21, Bidang Kedaruratan dan

Logistik mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang kedaruratan dan logistik;
  2. Penyusunan rencana program dan rencana keIja anggaran di bidang kedaruratan dan logistik;
  3. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang kedaruratan dan logistik;
  4. Pengkoordinasian pembentukan tim kaji cepat;
  5. Pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi penanganan bencana;
  6. Pelaksanaan pengelolaan logistik, perbekalan, sarana prasarana tanggap darurat penanganan bencana;
  7. Pelaksanaan komunikasi dan koordinasi dalam pengerahan sumber daya penanganan bencana
  8. Pelaksanaan penyajian data dan infonnasi di bidang kedaruratan dan logistik;
  9. Pelaksanaan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang kedaruratan dan logistik;
  10. Pelaksanaan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang kedaruratan dan logistik;
  11. Pelaksanaan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi kedaruratan dan logistik;
  12. Pelaksanaan bahan penyusunan laporan kinerja program Seksi kedaruratan dan logistik;
  13. Pelaksanaan penyajian tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan bidang tugasnya.

Bidang Kedaruratan dan Logistik, terdiri dari :

  1. Seksi Kedaruratan;
  2. Seksi Logistik;

Seksi-Seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (I), masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik.

Seksi Kedaruratan mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Kedaruratan;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran di bidang Kedaruratan;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Kedaruratan;
  4. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, dan sumber daya;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan penentuan status keadaan darurat bencana;
  6. Menyiapkan bahan pelaksanaan penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana;
  7. Menyiapkan bahan pemenuhan kebutuhan dasar;
  8. Menyiapkan bahan pelaksanaan perlindungan terhadap kelompok rentan;
  9. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital.
  10. Menyiapkan bahan pelaksanaan penanganan tanggap darurat terhadap kejadian bencana;
  11. Menyiapkan bahan peralatan dan pelaksanaan operasional penanggulangan bencana;
  12. Menyiapkan bahan peralatan evakuasi bencana;
  13. Menyiapkan bahan pelaksanaan kerja sarna dengan instansi terkait dalam penyiapan tempat evakuasi;
  14. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang Kedaruratan;
  15. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Kedaruratan;
  16. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Kedaruratan;
  17. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Kedaruratan;
  18. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinerja program Seksi Kedaruratan;
  19. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Seksi Logistik mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Logistik;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana ketja anggaran di bidang Logistik;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Logistik;
  4. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengelolaan logistik, perbekalan, sarana prasarana tanggap darurat penanganan bencana;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengangkutan peralatan penanggulangan beneana;
  6. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang Logistik;
  7. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Logistik;
  8. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Logistik;
  9. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Logistik;
  10. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinetja program Seksi Logistik;
  11. MeIaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi mempunyai tugas merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi di Bidang Rehabilitasi dan Bidang Rekonstruksi.

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  2. Penyusunan reneana program dan reneana ketja anggaran di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  3. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  4. Pelaksanaan pengendalian pengumpulan dan penyaluran dana dan barang bantuan beneana.
  5. Pelaksanaan pereneanaan kebutuhan-kebutuhan dalam pemberian bantuan kepada masyarkat korban bencana.
  6. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait dalam perbaikan lingkungan, prasarana dan sarana umum akibat bencana.
  7. Pelaksanaan perencanaan pembangunan kembali daerah bencana bersama Instansi terkait.
  8. Pelaksanaan perencanaan koordinasi dengan instansi terkait penetapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik serta tahan bencana.
  9. Pelaksanaan penghimpunan pertisipasi dan peran serta lembaga, organisasi masyarakat, dunia usaha dan masyarakat;
  10. Pelaksanaan penyajian data dan informasi di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  11. Pelaksanaan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  12. Pelaksanaan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  13. Pelaksanaan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  14. Pelaksanaan bahan penyusunan laporan kinetja program Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi;
  15. Pelaksanaan penyajian tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan bidang tugasnya.

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, terdiri dari :

  1. Seksi Rehabilitasi;
  2. Seksi Rekonstruksi;

Seksi-Seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Seksi Rahabilitasi mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Rahabilitasi;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana ketja anggaran di bidang Rahabilitasi;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Rahabilitasi;
  4. Menyiapkan bahan pelaksanaan perbaikan lingkungan daerah bencana;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan perbaikan prasarana dan sarana umum;
  6. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat;
  7. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan sosial psikologis;
  8. Menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan kesehatan;
  9. Menyiapkan bahan pelaksanaan rekonsiliasi dan resolusi konflik;
  10. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan sosial ekonomi budaya;
  11. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan keamanan dan ketertiban;
  12. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan fungsi pemerintahan;
  13. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan fungsi pelayanan publik;
  14. Menyiapkan bahan pengendalian pengumpulan dan penyaluran dana dan barang bantuan bencana;
  15. Menyiapkan bahan perencanaan kebutuhan-kebutuhan dalam pemberian bantuan kepada masyarkat korban bencana;
  16. Menyiapkan bahan koordinasi dengan instansi terkait dalam perbaikan lingkungan, prasarana dan sarana umum akibat bencana;
  17. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang Rahabilitasi;
  18. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, Pengawasan dan pengendalian di bidang Rahabilitasi;
  19. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Rahabilitasi;
  20. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Rahabilitasi;
  21. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinerja program Seksi Rahabilitasi;
  22. Me1aksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi sesuai dengan bidang tugasnya.

Seksi Rekonstruksi mempunyai tugas :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Rekonstruksi;
  2. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana ketja anggaran di bidang Rekonstruksi;
  3. Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Rekonstruksi;
  4. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembangunan kembali prasarana dan sarana;
  5. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembangunan kembali sarana sosial masyarakat;
  6. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat;
  7. Menyiapkan bahan pelaksanaan penerapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik dan tahan bencana;
  8. Menyiapkan bahan pelaksanaan partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat;
  9. Menyiapkan bahan pelaksanaan peningkatan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya;
  10. Menyiapkan bahan pelaksanaan peningkatan fungsi pelayanan publik;
  11. Menyiapkan bahan pelaksanaan peningkatan pelayanan utama dalam masyarakat;
  12. Menyiapkan bahan perencanaan pembangunan kembali daerah bencana bersama Instansi terkait;
  13. Menyiapkan bahan perencanaan koordinasi dengan instansi terkait penetapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik serta tahan bencana;
  14. Menyiapkan bahan penghimpunan partisipasi dan peran serta lembaga, organisasi masyarakat, dunia usaha dan masyarakat;
  15. Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang Rekonstruksi;
  16. Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Rekonstruksi;
  17. Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Rekonstruksi;
  18. Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Rekonstruksi;
  19. Menyiapkan bahan penyusunan laporan kineIja program Seksi Rekonstruksi;
  20. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi sesuai dengan bidang tugasnya.

Google Search

Tag Cloud

Agenda

'TRC-PB BPBD Kota Tanjungpinang melakukan pelatihan pemasangan tenda untuk ...'

'Sekretaris BPBD Kota Tanjungpinang mengikuti kegiatan evaluasi jabatan ( ...'

Berita Terpopuler

BPBD, TANJUNGPINANG - Kegiatan Opotimalisasi
Dalam beberapa hari ini BPBD Kota Tanjungpinang sudah banyak

Cuaca

Facebook Fanpage